Seperti pagi biasanya membuka mata dan mengawali dengan doa,
christ memulai harinya entah apapun masalah yang menjadi beban hidupnya ia
mencoba untuk tetap tenang dan tidak memperlihatkan kesedihan dalam
hidupnya. Setiap kali aku bertanya ada
apa dengan dirinya ia hanya menatapku dengan senyuman dan berkata bahwa ia
bak-baik saja. Aku tau ia wanita yang kuat christ selalu dapat mengatasinya
dengan baik bahkan disaat sakit pun ia tetap membuat orang didekatnya merasa
nyaman.
Disaat senja setelah ia pulang dari tempatnya bekerja christ selalu menyempatkan dirinya untuk mengajar
anak kurang mampu dibalai dekat rumahnya dan bukan tanpa hasil banyak anak
didiknya yang mendapat beasiswa
diperguruan ternama. Semangat nya untuk membantu tanpa pamrih menjadi lebih
bermakna. Ia selalu berkata padaku percayalah tuhan tidak akan memberikan
cobaan yang melebihi batas kemapuan kita dan selagi kita bisa membantu sesama
bantulah tanpa berharap imbalan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar