Selasa, 02 April 2013

Tulisan 4

Nama : Vinny Setiawan
Kelas : 2EA26
Npm  : 17211291


Jika aku menjadi pemimpin di daerah yang wilayahnya 2/3 nya perairan ,apa yang akan kamu lakukan ?

          Jika saya menjadi pemimpin di daerah yang 2/3 dari wilayahnya adalah perairan maka kebijakan yang akan saya ambil adalah saya akan meningkatkan secara maksimal potensi sumber daya air seperti di laut yang terdapat banyak jenis ikan yang dapat kita jual didalam negeri bahkan dapat kita ekspor ke luar negeri.
          Selain itu saya akan mengembangkan potensi pariwisata yang dapat dinikmati di laut seperti menjaga keasrian dan kebersihan pantai sehingga banyak orang yang datang untuk berwisata ke pantai itu , bahkan turis luar dapat menikmati keindahannya, hal ini tentunya dapat menambah pemasukan negara.

Tulisan 3

Tulisan 3
Nama : Vinny Setiawan
Kelas : 2EA26
Npm :172112921

Pengalaman Natal di Tahun 2012

              Sewaktu di acara natal GTI ,saya bersama teman teman merayakan natal di Gelora Bung Karno (GBK). Di GBK banyak acara yang sangat menyenangkan untuk saya, dan banyak umat kristiani yang datang untuk merayakan natal bersama. Acara dimulai pada pukul 19.00 pm. Pada saat acara pembukaan pertama saya bernyanyi dan bedoa bersama, saat itu saya sebagai penari. Saya sangat terharu dengan acara natal di tiberias yang sangat membuat saya menjadi semakin dekat dengan Tuhan. 
             Setelah itu kami semua mendengarkan khotbah dari pendeta Pariadji, khotbah yang disampaikan pendeta membuat saya sangat tersentuh ,disitu kesucian natal sangat terasa di hati saya. Acara selesai pada pukul 24.00 pm , sebelum acara selesai kami melihat kembang api yang begitu indah diiringi dengan nyanyian rohani yang sangat syahdu, itulah pengalaman natal terindah dalam hidup saya ,saya tidak akan pernah melupakannya.

tulisan 2

Tulisan 2
Nama : Vinny Setiawan
Kelas : 2EA26
Npm :172112921

RESEP AYAM PENYET



Bahan-bahan :
1/4 sdt merica bubuk
Minyak untuk menggoreng
1/2 kg ayam yang berkulit
100 ml air
Bumbu yang dihaluskan :
1/4 sdt ketumbar
Sedikit kunyit bubuk
2 siung bawang putih
1/2 sdt garam
Sambalnya :
5 cabai rawit merah
Sedikit terasi
1/2 buah tomat
1/4dt garam
1/2 sdt gula pasir
Cara mengolah :
1. Campur ayam dengan bumbu halus, merica bubuk dan air. Masak dalam wajan tertutup sampai air habis. Dinginkan.
2. Ulek garam, terasi, gula dan cabai rawit merah, kemudian tambahkan potongan tomat,tekan-tekan supaya tomat agak hancur.
3. Goreng ayam dalam minyak panas sampai agak kering.
4. Panas-panas, taruh ayam dalam cobek, tekan dengan ulekan.
Hidangkan dengan nasi panas dan lalapan.

tulisan 1



Tulisan 1
Nama : Vinny Setiawan
Kelas : 2EA26
Npm : 17211291




Peta Indonesia Dengan 8 Pulau Terluar 


 

Kondisi Pulau Nipah Saat Kini

Pulau Nipah atau Pulau Nipa (Peta Dishidros TNI-AL) atau Pulau Angup (sebutan penduduk sekitar) secara administratif berada di wilayah Desa Pemping, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dengan luas wilayah 63 Ha (permukaan air laut terendah), 58 Ha (permukaan air laut rata-rata), dan 28 Ha (permukaan air laut tertinggi). Koordinat Pulau Nipah 103 39'04.68" - 103 39' 39.384" BT dan 1 8' 26.88" - 1 9' 12.204" LU.

Secara geologi Pulau Nipah diinterpretasikan kelanjutan gugusan pulau Batam-Rempang-Galang (BARELANG), khusunya Pulau Pemping, Pulau Kelapa Jerih, dan Pulau Bulan.

Secara geografis Pulau Nipah terletak antara Selat Philip dan selat utama, yang berbatasan langsung dengan Singapura. Menjadikan Posisi Pulau Nipah merupakan pulau terluar terkait perbatasan antara Indonesia dan Singapura.

Sesuai perjanjian yang disepakati kedua negara tanggal 25 Mei 1973, di Pulau Nipah terdapat titik referensi dan titik dasar dalam penarikan batas wilayah Indonesia dan Singapura.
Pulau Nipah nyaris hilang dari peta Indonesia saat pasir laut di pulau tersebut disedot dan dikirim ke Singapura guna proyek reklamasi.

Melalui Menteri Kelautan dan Perikanan mulai 23 Februari 2003, ekspor pasir laut dilarang kemudian Menteri Perdagangan mengeluarkan Peraturan Nomor 02/MDAG/PER/1/2007 tentang larangan ekspor Pasir, Tanah, dan Top Soil mulai 1 Februari 2007.

Kedua Peraturan Menteri tersebut, ditindaklanjuti oleh TNI AL dengan menindak tegas setiap usaha penyelundupan pasir laut, pasir darat, tanah dan top soil. Tujuan penyelundupan terutama ke Singapura.
Di bulan Februari 2004, Presiden Megawati Sukarnoputri menerakan tapak kakinya di monumen dan menanam pohon Cemara Laut di Pulau Nipah yang hanya tersisa 0,62 Ha saat pasang. Dengan kucuran dana Rp 300 Milyar, reklamasi kembali Pulau Nipah dilakukan di bulan Oktober 2004.

Saat itu ada tiga alternatif luas reklamasi 30 hektar, 45 hektar, dan 65 hektar. Hasil pantuan pesawat Nomad TNI AL P-842, 5 Februari 2009, luas reklamasi telah mencapai 60 Ha.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin cetak biru Pulau Nipah segera dibuat agar dapat segera memainkan posisi strategis di Selat Malaka, diungkapkan oleh Menhan Yuwono Sudarsono selesai rapat kabinet terbatas (3/2/2009).

Pembangunan Pulau Nipah akan diselaraskan dengan kawasan perdagangan bebas dengan Pulau Bintan, Pulau Batam dan Pulau Karimun, ujar jubir kepresidenan Andi Mallarangeng.

Perbatasan laut RI-Singapura bagian barat, tepatnya di utara Pulau Nipah sudah disepakati pada akhir 2008 lalu, setelah perundingan selama 3 tahun, sejak Februari 2005. Perjanjian kesepakatan itu akan diteken dua negara pada bulan Februari 2009. (beritahankam.blogspot.com)