Nama : Vinny setiawan
Npm : 17211291
Kelas : 2EA26
ERA GLOBALISASI V.S
PEDUKUNAN
Sebenarnya dukun dan perdukunan bukanlah sesuatu yang baru atau asing dalam sejarah kehidupan manusia. sekarang saya akan membahas satu satu dulu tentang apa itu era globlisasi dan perdukunan…
Pada zaman modern seperti sekarang ini arus globalisasi sangatlah mempengaruhi kehidupan setiap individu di Indonesia maupun di negara negara lainnya entah itu dari segi teknologi, style, fashion, dan bahkan perdukunan. Efek perubahan pada suatu negara pada saat ini akan menjadi sangat signifikan karena adanya globalisasi tersebut. Karena, globalisasi itu dapat mempersempit dunia ini akibat perkembangan teknologi yang sangat cepat sehingga memungkinkan manusia untuk berkomunikasi dengan sangat mudah meskipun seseorang tersebut berkomunikasi dilain tempat yang sangat jauh.
Globalisasi sendiri mempunyai dampak terhadap kehidupan manusia maupun dari sisi positif dan negatifnya antara lain:
a. Dampak
Positif
- Perubahan
tata nilai dan sikap
- Adanya
modernisasi dan globalisasi dalam budaya pergeseran nilai dan sikap masyarakat
yang semula irasional menjadi rasional.
- Berkembangnya
ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan
mendorong untuk lebih maju.
- Tingkat
kehidupan manusia menjadi lebih baik.
- Mengurangi
tingkat pengangguran di suatu negara karena dibukanya industri yang memproduksi
alat komunikasi.
b. Dampak
Negatif
- Pola
hidup masing masing orang menjadi komsumtif.
- Timbul
sikap otoriter atau individualistik karena mereka merasa tidak membutuhkan
orang lain lagi dalam beraktivitas disebabkan teknologi itu sendiri.
- Gaya
hidup kita menjadi kebarat baratan menyebabkan budaya budaya kita yang sudah
tertanam sejak dulu punah begitu saja dan dapat mempengaruhi kalangan muda pada
zaman sekarang untuk mengikuti tren yang sekarang.
- Akan
adanya kesenjangan Sosial antara individu dengan individu lainnya.
Perdukunan adalah
istilah penghinaan yang digunakan untuk menggambarkan praktik non medis
ujungnya penipuan. Perdukunan merupakan kepura-puraan keterampilan non medis
atau orang yang berpura-pura sebagai seorang ahli profesional, memiliki
pengetahuan atau kualifikasi pada beberapa bidang keahlian, padahal dia tidak
memiliki dan merupakan Seorang penipu.
Orang
yang melakukan perdukunan biasanya tidak sendiri, mereka biasanya terdiri dari
beberapa orang merupakan satu TIM yang modus operasinya adalah penipuan. Untuk
mencari mangsa ada orang-orang yang bertindak sebagai orang yang mempromosikan
bidang keahlian si dukun itu, padahal promosinya omong kosong dan penipu. Jika
ada mangsa yang sudah masuk perangkap maka mulai diadakan perjanjian untuk
pergi ke rumah sang Dukun. Dengan trik perdukunan si Mbah Dukun bisa menebak
isi hati dan kemauan pasien, inilah salah satu penipuan yang bisa menjatuhkan
martabat Dukun yang asli.
Pada
mulanya Dukun adalah orang-orang penolong tanpa pamrih. Dengan adanya Penipu
yang menyamar sebagai Dukun ini maka dikenalah istilah Perdukunan yang nilainya
negatif di masyarakat luas yaitu diasosiakan sebagai Seorang penipu.
Untuk
menipu mangsanya biasanya menawarkan azimat maupun benda-benda bertuah yang
harganya mahal, padahal ini merupakan tata cara penipuan yang halus jalannya.
Ada juga penipu yang menyamar sebagai orang yang taat beragama dan dengan
TIM-nya itu sebenarnya merupakan Penipu-penipu yang menyamar sebagai
orang-orang taat beragama, ini juga sebenarnya Perdukunan yang berada pada
jalur agama. Cara menipunya dengan minyak wangi yang harganya jutaan rupiah dan
bahkan ada yang sampai ada minyak wangi yang harganya sampai diatas sepuluh
juta rupiah padahal isinya cuman sedikit dengan botol khusus ukurannya kecil..
Jadi
sebenernya orang-orang yang percaya dengan adanya itu orang” yag ga percaya adanya
tuhan, atau orang” yang udah punya pikiran sempit kali yah.. kalau saya sendiri
sih yah.. ga percaya deh masalah perdukunan gitu,,, musyrikk..
Orang
yang melakukan perdukunan biasanya tidak sendiri, mereka biasanya terdiri dari
beberapa orang merupakan satu TIM yang modus operasinya adalah penipuan. Untuk
mencari mangsa ada orang-orang yang bertindak sebagai orang yang mempromosikan
bidang keahlian si dukun itu, padahal promosinya omong kosong dan penipu. Jika
ada mangsa yang sudah masuk perangkap maka mulai diadakan perjanjian untuk
pergi ke rumah sang Dukun. Dengan trik perdukunan si Mbah Dukun bisa menebak
isi hati dan kemauan pasien, inilah salah satu penipuan yang bisa menjatuhkan
martabat Dukun yang asli.
Pada
mulanya Dukun adalah orang-orang penolong tanpa pamrih. Dengan adanya Penipu
yang menyamar sebagai Dukun ini maka dikenalah istilah Perdukunan yang nilainya
negatif di masyarakat luas yaitu diasosiakan sebagai Seorang penipu.
Untuk
menipu mangsanya biasanya menawarkan azimat maupun benda-benda bertuah yang
harganya mahal, padahal ini merupakan tata cara penipuan yang halus jalannya.
Ada juga penipu yang menyamar sebagai orang yang taat beragama dan dengan
TIM-nya itu sebenarnya merupakan Penipu-penipu yang menyamar sebagai
orang-orang taat beragama, ini juga sebenarnya Perdukunan yang berada pada
jalur agama. Cara menipunya dengan minyak wangi yang harganya jutaan rupiah dan
bahkan ada yang sampai ada minyak wangi yang harganya sampai diatas sepuluh
juta rupiah padahal isinya cuman sedikit dengan botol khusus ukurannya kecil..
Jadi sebagai mana manusia yang hidup di era globalisasi sudah sepantasnya kita
menggunakan usaha pikiran dan kerja keras untuk mencapai semua keinginan dan
cita cita kita bukan malah pergi ke dukun untuk meminta bantuan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar