Jumat, 08 Mei 2015

Kuliah UMUM Economic Syariah | Being Global Leader In Islamic Finance

            Kemunculan ilmu ekonomi islam modern di panggung internasional, dimulai pada tahun 1970-an yang ditandai dengan kehadiran para pakar ekonomi Islam kontemporer, seperti Muhammad Abdul Mannan, M. Nejatullah Shiddiqy, Kursyid Ahmad, An-Naqvi, M. Umer Chapra, dll.
             kemudian berdiri pada tahun 1974 Sejalan dengan ini mulai terbentuklah Islamic Development Bank (IDB) yang disponsori oleh negara-negara yang tergabung dalam organisasi konferensi Islam.
IDB menyediakan jasa pinjaman berbasis fee dan profit sharing untuk negara-negara tersebut dan secara eksplisit menyatakan diri berdasar pada syariah islam.
            Dibelahan negara lain pada kurun 1970-an, sejumlah bank berbasis islam kemudian muncul. Di Timur Tengah antara lain berdiri Dubai Islamic Bank (1975), serta Bahrain Islamic Bank (1979). di Malaysia tahun 1983 berdiri Muslim Pilgrims Savings Corporation yang bertujuan membantu mereka yang ingin menabung untuk menunaikan ibadah haji.
 Saat ini perkembangan sistem syariah di dunia masih terus berjalan, namun sistem yang saat ini berjalan merupakan usaha terbaik dari para pakar syariah didunia sehingga perlu dukungan untuk memperbaiki sistem ekonomi dunia yang saat ini keritis.
       Sistem ekonomi syariah ini merupakan sistem universal yang dapat diadaptasi dan di gunakan untuk memperbaiki masalah sistem ekonomi dunia yang saat ini rusak karena riba.
        Riba membuat uang bernilai 1 menjadi 2 tanpa adanya usaha bagi pemilik modal sehingga menimbulkan kemalasan, penurunan nilai mata uang serta inflasi akibat uang yang beredar terlalu banyak.
          Namun dengan sistem ekonomi syariah yang sudah diadaptasi oleh negara maju untuk memperbaiki sistem ekonomi negaranya, seperti investasi angel di amerika yang prinsipnya sama dengan prinsip syariah.

       Jadi mulai dari saat ini mulailah untuk menjalankan sistem syariah untuk memulihkan ekonomi saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar