Harus
Tinggalkan Perusahaan, Susi Pudjiasti Berlinang Air Mata
Ekonomi · 26
Okt 2014 22:08
Liputan6.com,
Jakarta - Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti Aviation, Susi Pudjiastuti
berlinang air mata saat bicara di depan wartawan. Pasalnya, dengan
didaulat sebagai Menteri Kelautan dan
Perikanan maka sudah menjadi keharusan untuk meninggalkan usaha yang
ditekuninya selama ini.
"Malam
ini saya ingin mengucapkan terimakasih, kepada semua customer, stakeholder,
member Susi Air, PT ASI Pudjiastuti Marine dan seluruh nelayan Indonesia, yang
telah membawa, mendukung, mengantarkan saya Susi Pudjiastuti ke tempat dan hari
ini dimana saya diminta Presiden Jokowi dan tim membantu Kabinet Kerja,"
kata di Jakarta, Minggu (26/10/2014).
Bukan tanpa
alasan, Susi merasa berat hati untuk meninggalkan semua pekerjaan yang selama
ini ia tekuni karena untuk bisa mencapai seperti saat ini, menurutnya
membutuhkan waktu yang lama.
Susi bisa
membangun sebuah perusahaan dari yang semula tidak dikenal menjadi perusahaan
yang menjadi andalan oleh banyak orang.
Bahkan dia
pun mengenang masa-masa sulit dimana dia harus meyakinkan bank untuk memberikan
pinjaman dana untuk beli pesawat.
"Dimana
saya mencoba 4 tahun meyakinkan perikanan, lobster, ikan udang bisa membayar
pesawat yang harganya jutaan dollar. Seperti hal yang sudah biasa
dilakukan pioner mengawali pekerjaan, mereka bilang you
crazy," lanjutnya.
Namun,
kebanggaan juga dirasakannya mengingat hingga hari ini Susi Air telah memiliki
50 armada. Dengan jumlah 153 destinasi dan 200 rute di seluruh Indonesia.
"Susi
Air telah jadi tool, solusi transportasi," ungkapnya.
Hari ini
pukul 17.00 WIB Susi dipilih menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan dalam
Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Rencananya, dia akan dilantik pada Senin 27
Oktober 2014. (Amd/Gdn)
Credits: Arthur
Gideon
Pendapat :
Menurut saya Susi Pudjiastuti adalah wanita yang pekerja keras, sabar, tekun,
tidak pantang menyerah dalam menghadapi berbagai rintangan yang dilaluinya. Saat
menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan susi bisa membangun sebuah perusahaan
dari yang semula tidak dikenal menjadi perusahaan yang menjadi andalan oleh
banyak orang. Bahkan dia pun mengenang masa-masa sulit dimana dia harus
meyakinkan bank untuk memberikan pinjaman dana untuk beli pesawat. Jangan mudah
putus asa untuk mencapai cita-cita yang diinginkan .
Sumber:
http://m.liputan6.com/bisnis/read/2124780/harus-tinggalkan-perusahaan-susi-pudjiasti-berlinang-air-mata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar